Akupunktur sudah banyak dikenal masyarakat, yaitu pengobatan tradisional dengan cara menusukkan jarum yang berasal dari negeri Cina. Namun seiring berkembangnya jaman dan teknologi, ilmu sains dan biomedis mulai meneliti dan mengembangkan metode pengobatan akupunktur. Dari penelitian dan pengembangan tersebut lahirlah Akupunktur Medik.
Apa Itu Akupunktur Medik?
Akupunktur Medik merupakan cabang ilmu kedokteran yang menggunakan penusukan jarum dan berbagai metode stimulasi lain untuk merangsang titik akupunktur dan menimbulkan efek penyembuhan. Metode yang digunakan dalam Akupunktur Medik walau sekilas mirip dengan akupunktur tradisional, tetapi telah melalui berbagai uji klinis baik pada hewan maupun manusia, sehingga telah terbukti baik keamanan maupun efektivitasnya.
Dilakukan oleh Dokter Spesialis
Akupunktur Medik dilakukan bukan oleh sinshe atau pengobat tradisional melainkan oleh Dokter Spesialis Akupunktur Medik yang telah menjalani pendidikan sebagai Dokter Umum kemudian melanjutkan Program Spesialisasi Akupunktur Medik. Dokter Spesialis Akupunktur Medik setara dengan Dokter Spesialis lainnya seperti Spesialis Penyakit Dalam, Spesialis Saraf, Spesialis Bedah, dll.
Perbedaan Utama:
Akupunktur Tradisional
- Dilakukan oleh sinshe / pengobat tradisional
- Berdasarkan filosofi kuno
- Terbatas pada penusukan jarum
Akupunktur Medik
- Dilakukan oleh Dokter Spesialis (Sp.Ak)
- Berdasarkan uji klinis ilmiah
- Berbagai metode stimulasi modern
Metode Stimulasi Modern
Metode yang digunakan Akupunktur Medik juga tidak terbatas pada penusukan dengan jarum saja, melainkan juga mencakup berbagai bentuk stimulasi lain seperti:
- Rangsang Thermal — stimulasi menggunakan suhu panas atau dingin
- Rangsang Listrik (Elektroakupunktur) — meningkatkan efektivitas terapi
- Rangsang Ultrasound — gelombang suara untuk penetrasi lebih dalam
- Rangsang Laser — non-invasif, tanpa jarum
- Penanaman Benang — stimulasi jangka panjang pada titik akupunktur
Metode-metode tersebut digunakan sesuai dengan kebutuhan pasien sehingga dapat memberikan hasil terapi yang baik untuk berbagai kondisi/penyakit yang dialami pasien.
Pendekatan Kedokteran Kolaboratif
Akupunktur Medik sebagai bagian dari ilmu kedokteran memungkinkan kerjasama dengan berbagai bidang kedokteran lainnya seperti Ilmu Saraf, Penyakit Dalam, Kandungan, Bedah, Anestesi, Kulit, Anak, dan lain-lain. Kerjasama ini meningkatkan ketepatan diagnosis dan keberhasilan pengobatan dengan pendekatan kedokteran kolaboratif.
Ingin merasakan manfaat Akupunktur Medik?
Konsultasikan keluhan Anda langsung dengan Dr. Krisma Perdana Harja, Sp.Ak di Klinik Krisma Akupunktur Tangerang.
Konsultasi via WhatsApp